MAKALAH MANAJEMEN DALAM BIMBINGAN
KONSELING
KONSEP DASAR PENGORGANISASIAN DALAM
BIMBINGAN KONSELING
DI SUSUN OLEH :
DEA RIZKI ANANDA
(11632009)
M. SODIKIN
(11632010)
KHOZINATUL ASROR
(11632011)
HORIEH (11632014)
KHOTIMATUL ULUM
(11632015)
JURUSAN
BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM (BKI)
FAKULTAS
USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH (FUAD)
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
2018/2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT
atas limpahan rahmat dan anugrah dari-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang
“Konsep Dasar Pengorganisasian Dalam Bimbingan Konseling” ini. Sholawat dan
salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, Nabi Muhammad
SAW yang telah menunjukkan kepada kita semua jalan yang lurus berupa ajaran
agama islam yang sempurna dan menjadi anugrah terbesar bagi seluruh alam
semesta.
Penulis sangat bersyukur karena
dapat menyelesaikan makalah yang menjadi tugas matakuliah Manajemen dalam
Bimbingan Konseling dengan judul “Konsep Dasar Pengorganisasian dalam Bimbingan
Konseling”. Disamping itu, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua
pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga
dapat terealisasikanlah makalah ini.
Demikian yang dapat kami
sampaikan, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami
mengharapkan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepannya dapat kami
perbaiki. Karena kami sadar, makalah yang kami buat ini masih banyak terdapat
kekurangannya.
Pontianak, 12 September 2018
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
Bimbingan adalah
proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang yang ahli kepada seseorang
atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa, agar orang
yang dibimbing mendapat mengembangkan kemampuan dirinya bsendiri dan mandiri,
dengan memanfaatkan kekuatan individu yang ada dan dapat dikembangkan
berdasarkan norma-norma yang ada.
Menurut Bernard &
Fullmer ( dalam Prayitno dan E.Amti, 1994:101) Konseling meliputi pemahaman dan
hubungan individu untuk mengungkapkan kebutuhan-kebutuhan, motivasi, dan
potensi-potensi yang unik dari individu dan membantu individu yang bersangkutan
untuk mengapresiasi ketiga hal tersebut.
Bimbingan dan
konseling memiliki keterikatan satu sama lain. Hampir diseluruh sekolah memilki
guru pembimbing ( yang bertugas melakukan pelayanan Bimbingan dan Konseling),
hal ini dikarenakan untuk membantu siswa-siswa di sekolah tersebut untuk bisa
menjalani kehidupannya dengan baik, serta untuk membantu siswa dalam memecahkan
masalahnya.
Bimbingan dan
konseling disekolah tidak berdiri sendiri, melainkan ada struktu organisasinya,
yang mana di kepalai oleh kepala sekolah yang bertugas sebagai pengawas.
Selain organisasi,
bimbingan dan konseling juga mempunyai pola organisasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Definisi
Organisasi Dan Pengorganisasian
Secara
konsep, ada dua batasan yang perlu dikemukakan,yakni istilah ”organizing” sebagai
kata benda dan ‘organizing’ (pengorganisasian) sebagai kata kerja,
menunjukan pada rangkaian aktivitas yang harus dilakukan secara sistematis.
Istilah
organisasi memiliki dua arti umum, pertama, mengacu pada suatu lembaga
(institution) atau kelompok fungsional, sebagai contoh kita mengacu pada
perusahaan, badan pemerintah, rumah sakit, atau suatu perkumpulan olahraga. Dan
arti kedua mangacu pada proses pengorganisasian, sebagai salah satu dari fungsi
manajemen.
a.
Pengertian
Organisasi
Menurut
Prof. Dr. Sondang P. Siagian: Organisasi adalah suatu bentuk persekutuan antara
dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam
rangka pencapain tujuan yang telah ditentukan dan dalam ikatan itu terdapat
seorang atau sekelompok orang yang disebut bawahan.
Sedangkan
dalam arti umum organisasi merupakan sekumpulan/sekelompok orang (dua atau
lebih) yang secara formal dipersatukan untuk bekejasama dengan pembagian atau
alokasi tugas dan tanggung jawab tertentu dalam system koordinasi,
kooperatif, dorongan-dorongan, dan pengaturan guna memudahkan pencapaian
beberapa tujuan yang telah ditetapkan.
b.
Pengertian
Pengorganisasian
Drs.H.
melayu S.P. Hasibuan: adalah suatu proses penentuan, pengelompokan, dan
pengaturan bermacam-macam aktifitas yang diperlukan untuk mencapai
tujuan,menempatkan orang-orang pada setiap aktiffitas ini,menyediakan alat-alat
yang diperlukan, menetapkan wewenang yang secara relatif didelegasikan kepada
setiap individu yang akan melakukan aktifitas-aktifitas tersebut.
Sedangkan
dalam arti umm pengorganisasian adalah langkah untuk merancang struktur formal,
menetapkan, menggolongkan dan mengatur berbagai macam kegiatan, menetapkan
tugas-tugas pokok, wewenang dan pendelegasian wewenang oleh oleh pemimpin
kepada staf dalam rangka mencapai tuuan organisasi dalam efisiesi.
c.
Pengertian
Pengorganisasian Bimbingan Dan Konseling
Pengorganisasian
kegiatan bimbingan dan konseling adalah bentuk kegiatan yang mengatur cara
kerja, prosedur kerja, dan pola atau mekanisme kerja kegiatan bimbingan dan
konseling. Kegiatan bimbingan dan konseling dapat berjalan dengan lancer,
tertib, efektif dan efesien apabila dilaksanakan dalam suatu organisasi yang
baik dan teratur. Pengorganisasian kegiatan bimbingan dan konseling ditandai
oleh adanya dasar dan tujuan organisasi, personel dan perencanaan yang matang.
B.
Manfaat
Pengorganisasian Bimbingan Konseling
Manfaat organisasi
bimbingan dan konseling, khususnya di sekolah dapat dikemukakan, antara lain
sebagai berikut :
Ruang lingkup pelayanan
bimbingan jauh lebih luas dan semua siswa harus mendapatkan pelayan bimbingan,
terutama melalui bimbingan kelompok.Pelayanan bimbingan menjadi usaha yang
dilakukan bersama oleh staf bimbingan sebagai tim kerja.Sarana personal dan
materiil dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga dari segi finansial lebih
dapat dipertanggung jawabkan dan efisien.Sifat bimbingan yang lebih ditonjolkan
ialah sifat preventif dan perseveratif.Pelayanan bimbingan dalam semua komponen
program bimbingan mendarah daging dalam kehidupan sekolah.
Kedudukan, wewenang,
dan tugas konselor sekolah diakui oleh staf pendidik di sekolah dan di nilai
lebih positif karena disamping program pengajaran, terdapat program bimbingan
yang sama sama dikelola secara profesional.Dibuktikan bahwa pelayanan bimbingan
tidak hanya meliputi wawancara konseling, tetapi mencakup berbagai kegiatan
lainnya untuk semua satuan kelas.Lebih mudah menentukan urutan prioritas, yaitu
layanan bimbingan yang diutamakan di institusi pendidikan tertentu pada jenjang
pendidikan tertentu.
Tenaga bimbingan oleh
para siswa tidak di pandang sebagai satpam sekolah, petugas membina disiplin,
guru cadangan, ahli menangani kasus kenakalan, serta kasus keabnormalan, dan
sebagainya.Diperjelas bahwa layanan bimbingan mengandung unsur proses, yang
membawa hasil secara gradual sebagai akibat dan usaha tenaga bimbingan dan
siswa bersama-sama, sama seperti pengajaran yang juga mengenal unsur proses.
STRUKTUR
ORGANISASI PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
C.
Tujuan
Pengorganisasian Bimbingan Konseling
Pengorganisasian
bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi pelaksanaan bimbingan
dan konseling, meningkatkan pemahaman terhadap stakeholderdalam
pelaksanaan bimbingan dan konseling, membangun komunikasi dari berbagai petugas
bimbingan dan konseling sehingga terjadi persepsi yang sama, dan membangun dan
menetapkan akuntabilitas dalam layanan bimbingan dan konseling (Sugiyo,
2011:39).
Selain
itu tujuan pengorganisasian bimbingan konseling adalah :
1) Mewujudkan
komunikasi dan koordinasi antar mahasiswa BK se-Indonesia.
2) Menumbuhkan
eksistensi Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan konseling Indonesia sebagai lembaga
yang aspiratif, dinamis, dan proaktif.
3) Mengambil
peranan dalam upaya mensukseskan pembangunan nasional khususnya bidang profesi
BK.
D.
Implementasi
Pengorganisasian Bimbingan Konseling
Implementasi yang berasal dari bahasa inggris yaitu
implementation yang artinya pelaksanaan, implementasi (John & Hasan,
1989:313).
Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
(2007:427), implementasi berarti “pelaksanaan atau penerapan”. Artinya yaitu
yang dilaksanakan dan diterapkan adalah kurikulum yang telah dirancang atau
didesain yang kemudian dijalankan sepenuhnya.
Menurut Abu Ahmadi (1991: 1),
bahwa bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu
(peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri
secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi
hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik.
Tanpa
pengorganisasian, BK tidak akan terlaksana secara sistematis, tidak ada suatu
koordinasi, perencanaan, sasaran yang jelas, serta kepemimpinan
yang proporsional dan profesional. Pengorganisasian BK membantu seluruh
personel sekolah, siswa dan orang tua dalam mengoptimalkan peran masing-masing
serta mencegah terjadinya penyalahgunaan tugas tiap personel.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Bimbingan ialah
suatu proses membantu individu melalui sendiri untuk mengembangkan dan
menemukan kemampuannya agar memperoleh kebahagiaan pribadi dan kemanfaatan
sosial.
Konseling adalah
serangkai hubungan langsung dengan individual yang bertujuan untuk membantu dia
langsung dalam bersikap dan tingkah laku.
Bimbingan amatlah penting peranannya, sebab semakin tinggi dan penting peranannya, berbagai ilmu pengetahuan manusia di dunia, makin bertambahlah masalah-masalah kehidupan manusia dan tata susunan masyarakat. Oleh karena itu, melalui bimbingan siswa kelak dapat menyesuaikan diri setiap keadaan.
Bimbingan amatlah penting peranannya, sebab semakin tinggi dan penting peranannya, berbagai ilmu pengetahuan manusia di dunia, makin bertambahlah masalah-masalah kehidupan manusia dan tata susunan masyarakat. Oleh karena itu, melalui bimbingan siswa kelak dapat menyesuaikan diri setiap keadaan.
Dalam bimbingan
dan konseling terdapat dasar,prinsip dan latar belakang diperlukannya bimbingan
dan konseling. Prinsip-prinsip
yang dimaksud disisni ialah hal-hal yang dapat menjadi pegangan didalam proses
bimbingan dan konseling.
lampiran






Good makalah nya bagus
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusTerima kasih banyak
BalasHapusTerimakasih ya makalahnya sangat bermanfaat.
BalasHapusTerimakasih blogny sangat membantu dan bermanfaat buat saya
BalasHapusMakalahnya sangat bermanfaat ..
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusGood makalanya dn bermanfaat
BalasHapusMantap๐๐
BalasHapusTerima kasih mbak da.
HapusMantab.. Wah wah penulisnya kayaknya pecinta barang2 antik nih hihihi
BalasHapusHe.he.. seperti ny pecinta mahluk tuhan semua. Pak magister๐
Hapusmantap
BalasHapusbermanfaat banget
BalasHapusGood girls bermanfaat bangett
BalasHapusMantap bingitt
BalasHapussangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapusHebat sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bagus makalah nya
BalasHapusDan sangat membantu
Sangat membantu ๐
BalasHapusTerimakasih untuk ilmunya
BalasHapusBermanfaat . Good job
BalasHapusSangat bermanfaat dan sangat membantu terima kasih
BalasHapusSangat bermanfaat, lanjutkan ๐
BalasHapusTerima kasih smga bermanfaat utk org lain
BalasHapusSangat membantu terimakasih
BalasHapusTerimakasih.
BalasHapusSangat membantu
Lebih baik lagi.
BalasHapusGood
Sangat bagus makalahnya.
BalasHapusTingkatkan lagi